banner here

Cara Merawat Guppy-"ku" #2 - Persiapan wadah

- September 13, 2018

Merawat guppy - wadah untuk guppy
Pada dasarnya seri Merawat Guppy-"ku" ini adalah semacam diary yang berisi bagaimana saya merawat ikan guppy yang saya punya. Saya yakin banyak kekurangan didalamnya, jadi jika ada yang lebih paham mengenai topik ini mohon untuk dicantumkan sarannya di kolom komentar.


Setelah membaca seri pertama dan teman-teman sudah memutuskan akan membeli ikan Guppy, ada baiknya mulai dulu dengan membaca seri kali ini.

Seri kali ini akan membahas tentang kondisi lingkungan yang dibutuhkan ikan Guppy agar bisa bertahan sekaligus agar kualitas keturunannya nanti tidak sampai menurun.
Kualitas keturunan ikan Guppy berasal dari faktor internal (dari gen indukan) dan juga faktor eksternal (pemeliharan kita, baik dari kualitas air dan juga kualitas makanan).
Agar ikan kita bisa bertahan hidup dan kemudian kualitas ikan nantinya tidak menurun, maka hal yang harus diperhaitkan adalah:

1. Kualitas air

Secara teori, ikan Guppy mempunyai toleransi air dengan kadar PH 6,5-7,5 dan dengan suhu air sekitar 15-29℃ (menurut sumber-sumber yang saya baca aja hehe).

Secara pribadi, saya sendiri tidak pernah mengukur berapa PH air aquarium saya hehehe. Air yang saya gunakan hanya air PDAM yang saya endapkan selama sehari semalam untuk menetralkan PH air.

Jika teman-teman ada air sumur, itu akan lebih baik.

Sedangkan untuk suhu air, saya hanya memperhatikan tingkah ikan. Jika tingkah ikan cenderung pasif, saya ambil kesimpulan bahwa suhu air terlalu dingin. Tindakan yang saya ambil adalah mengurangi ketinggian air kemudian menambahkan garam ikan agar ikan tidak stres dengan perubahan suhu yang terjadi.

Penting!! Guppy akan stres jika terjadi perubahan suhu yang drastis, jadi mempertahankan atau paling tidak jaga agar perubahan suhu tidak terlalu signifikan.

Untuk perawatan harian agar kualitas air tetap terjaga, saya biasa membersihkan kotoran ikan atau sisa pakan yang ada didasar aquarium dengan selang waktu 2 hari sekali kemudian dilanjut dengan mengganti air yang terbuang dengan air baru (air endapan dari PDAM juga).

Jangan juga membiarkan kotoran yang mengendap di dasar aquarium terlalu lama, karena bisa memicu tumbuhnya jamur atau penyakit bagi ikan Guppy.

2. Luas aquarium

Untuk luas aquarium yang dibutuhkan, saya sendiri tidak ada pengetahuan berapa luas yang dibutuhkan. Tapi yang pasti jangan sampai aquarium terlalu kecil.

Saran dari seseorang:
Minimal luasan yang digunakan sebagai tempat ikan mempunyai luas 20x30 cm. Tempat yang terlalu kecil bisa menyebabkan ekor ikan rusak, karena ikan guppy adalah ikan yang aktif.

3. Tingkat kepadatan ikan

Beberapa peternak saat ditanya berapa perbandingan antara volume air dengan jumlah ikan yang sebaiknya digunakan, mereka menjawab "kira-kira aja mas".

Tapi ada peternak lain yang saya tanya mengenai hal ini dia menjawab "sebaiknya gunakan perbandingan maksimal 5 liter air hanya untuk 2 ekor ikan." (ikan guppy perlu ruang untuk bergerak)

Patokan itulah yang saya gunakan saat ini, 5 liter air untuk 2 ekor ikan. Tapi teman-teman juga bisa menempatkan lebih dari itu asalkan jangan terlalu padat saja (alias pake ilmu kira-kira juga hehehe).


Itulah hal-hal yang perlu diketahui untuk merawat ikan Guppy dan pastikan 3 hal tadi sudah kita persiapkan sebelum ikan sampai ke tangan kita.

Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Artikel ini murni dari pendapat saya, jika ada teman-teman yang sudah pro silahkan cantumkan saran dan kritiknya di kolom komentar dibawah agar artikel ini semakin lengkap dan lebih bermanfaat.

Add your message to every single poeple do comment here!
EmoticonEmoticon

This Newest Prev Post
 

Start typing and press Enter to search